Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
penyair, sudah kau temukankah kata-kata? di lembah mana di ngarai mana kau kira kata bertahta. hingga berkelana engkau mencari kata-kata. di gunung mana di pantai mana kata-kata berada. hingga berkelana engkau memburu kata-kata.
“kata-kata memburuku. namun aku menutup pintu!”
mungkin ingin kau tulis,
tentang rentang waktu
dimana aku dan dirimu, berpagut satu
mungkin ingin kau tulis,
gelisah waktu menunggu
dimana aku dan dirimu, menyeru rindu
mungkin ingin kau tulis,
tentang sesuatu itu
yang tak pernah aku dan dirimu tahu
cahaya menyanyi cahaya mengaji cahaya menulis cahaya menangis cahaya membaca cahaya berhitung cahaya melukis cahaya melukis cahaya mencahaya sepanjang siang malamku
pada ketukan terakhir
di huruf yang ganjil
kau tahu
mimpi tak juga berakhir
aku berdiam dalam
katakata
diamlah diam dalam
katakata
di dalam diam berdiamlah
katakata
